"The Burial" berkisah tentang pemilik rumah duka Jeremiah O’Keefe (Tommy Lee Jones) yang mempekerjakan pengacara flamboyan Willie E. Gary (Jamie Foxx) setelah kesepakatan yang buruk dengan perusahaan besar. Dampaknya lebih besar dari yang mereka harapkan.
Jeremiah O’Keefe, diperankan dengan gemilang oleh Tommy Lee Jones, seorang bapak dengan 13 anak dan pemilik sejumlah kecil bisnis rumah duka. Menghadapi masalah keuangan, ia setuju untuk menjual beberapa rumah dukanya kepada perusahaan besar yang dipimpin oleh Raymond Loewen (Bill Camp). Namun, ketika kesepakatan tersebut gagal, Jeremiah bersama pengacara lamanya Mike Allred (Alan Ruck) dan pengacara muda Hal Dockins (Mamoudou Athie) membawa masuk pengacara berbakat Willie E. Gary (Jamie Foxx) untuk melawan korporasi raksasa tersebut.
Sutradara Maggie Betts menghadirkan film ini tanpa banyak pidato dramatis di pengadilan, melainkan lebih fokus pada momen-momen kecil di balik layar. Meskipun dasar dan eksekusi gugatan diubah secara signifikan untuk film, inti kisahnya tetap setia pada laporan dari artikel New Yorker tahun 1999. Maggie Betts menyorot konteks lebih luas dari pertarungan hukum ini, meneliti cara sektor jasa pemakaman korporatif memperlakukan yang berduka, serta bagaimana korporasi pada umumnya memanfaatkan komunitas minoritas dan miskin, menaikkan harga, menolak klaim asuransi, dan secara umum meraup keuntungan dari momen-momen terendah manusia.
Pentingnya momen di luar pengadilan terlihat dalam percakapan di bar hotel antara Gary dan pengacara utama tegas Mame Downes (Jurnee Smollett), yang memaparkan isu-isu dan pendekatan hukum mereka dengan indah. Sehari di pedesaan memungkinkan Gary dan O’Keefe menjalin hubungan, sementara Athie yang selalu mencuri perhatian, sebagai Dockins, mengembangkan argumen baru yang krusial untuk kasus ini.
Meskipun terkadang terasa agak terlalu santai, film ini jelas bermakna bagi Betts dan para pemainnya. Keberanian mereka dalam menyuarakan tujuan mereka menjadi kontrapoin sempurna untuk momen-momen yang lebih flamboyan. Ini adalah drama hukum yang bernuansa khas dan cerdas, menyatukan karakter besar dengan ide-ide besar. Dengan fokus pada isu-isu ras dan ketidakadilan, Betts menemukan resonansi berkelanjutan dalam kasus yang hampir berlalu 30 tahun lalu.

Komentar
Posting Komentar