Ulasan Film Alienoid: Return to the Future (2024) - Mengubah Standar Film Tentang Perjalanan Waktu

Dengan Alienoid: Return to the Future, Choi Dong-hoon mengubah bahasa sinema perjalanan waktu melalui seri Alienoid-nya. Di film keduanya ini, sang sutradara mengambil risiko naratif dan estetika yang lebih besar untuk memikat penonton.

Alienoid: Return to the Future, bisa dibilang adalah respons langsung terhadap Tenet karya Christopher Nolan. Plot dari film pertama dan kedua ini sebenarnya cukup membingungkan. Lapisan demi lapisan eksposisi diperkenalkan dalam installment pertama yang padat dengan durasi 142 menit, di mana tokoh-tokoh luar angkasa, Guard (Kim Woo-bin) dan Thunder (Kim Dae-myung) melacak alien yang menyembunyikan diri dalam tubuh manusia untuk menampung mereka dalam alat-alat kristal.

Salah satu alien tersebut disebut The Controller, yang ingin menguasai Bumi dan melepaskan zat beracun bernama Haava, sehingga planet ini dapat dihuni oleh alien sambil secara bersamaan memusnahkan umat manusia. Guard, Thunder, dan putri angkat mereka, Lee Ahn (Kim Tae-ri/Choi Yu-ri), berusaha untuk menghentikan The Controller dari melepaskan Haava, yang menyebabkan mereka melakukan perjalanan kembali ke masa lalu dan mendarat pada tahun 1391 Masehi. Di sana, seorang pendekar Taois bernama Muruk (Ryu Jun-yeol) sedang mencari benda yang disebut Divine Blade.

Pertama-tama, mari kita bahas tentang Alienoid, film yang menggemparkan dunia perfilman Korea Selatan. Ceritanya terasa rumit, dengan alur non-linear yang sulit diikuti pada awalnya. Namun, ketika penonton mulai meresapi alur ceritanya, Alienoid menjadi sebuah karya sinematik yang memukau. Alienoid adalah perpaduan yang menginspirasi, penuh dengan adegan aksi yang menantang batas, dan visual yang memukau. Ini adalah perjalanan liar yang saya harap penonton akan penasaran untuk menemukannya sendiri. Ada begitu banyak yang ditawarkan daripada sekadar gagasan sederhana tentang film perjalanan waktu karya Christopher Nolan.

Choi Dong-hoon tidak meminta apapun dari penontonnya. Dia hanya menginginkan kita untuk ikut serta dalam petualangan melalui dunia yang kaya dan kompleks yang ia ciptakan. Alienoid: Return to the Future tidak membutuhkan pemahaman mendalam dari penontonnya. Yang penting adalah membuka mata dan membiarkan diri terbawa dalam aliran cerita yang dibangun secara brilian oleh Dong-hoon.


Rate: 7.5-8/10

Komentar