House of the Dragon, prekuel dari serial fenomenal Game of Thrones, telah menyelesaikan penayangan season pertamanya dengan penuh kejutan dan intrik politik. Bagi kamu yang ingin kembali menyelami dunia Westeros menjelang season 2, simak rekap cerita berikut ini!
Perebutan Takhta Besi yang Memanas
Season 1 House of the Dragon berfokus pada perebutan takhta Raja Viserys I Targaryen (Paddy Considine) setelah kematian putra satu-satunya, Pangeran Aegon. Viserys dihadapkan pada dua pilihan: menunjuk adik laki-lakinya yang ambisius, Pangeran Daemon Targaryen (Matt Smith), atau putrinya, Putri Rhaenyra Targaryen (Emma D'Arcy), sebagai pewaris takhta.
Rhaenyra, sang putri mahkota, memiliki hak atas takhta berdasarkan tradisi Westerosi. Namun, penunjukannya ditentang oleh banyak bangsawan, termasuk Otto Hightower (Rhys Ifans), Tangan Kanan Raja, yang lebih mendukung Aegon II Targaryen (Tom Glynn-Carney), putra Viserys dari pernikahan keduanya dengan Alicent Hightower (Olivia Cooke).
Pernikahan Politik dan Konflik Keluarga
Viserys akhirnya menunjuk Rhaenyra sebagai pewaris takhta, tetapi keputusan ini memicu keretakan dalam keluarga Targaryen dan memicu permusuhan antara Rhaenyra dan Alicent. Permusuhan ini semakin diperparah dengan pernikahan Rhaenyra dengan Ser Laenor Velaryon (Matthew Goode) dan pernikahan Alicent dengan Viserys.
Kematian dan Pengkhianatan
Sepanjang season 1, berbagai kematian dan pengkhianatan terjadi, yang semakin memperumit perebutan takhta. Raja Viserys mengalami kemerosotan kesehatan dan akhirnya meninggal dunia, meninggalkan kekosongan kepemimpinan di Westeros.
Kematian Viserys memicu perebutan takhta yang brutal. Alicent dan para pendukungnya memahkotai Aegon II sebagai raja, sementara Rhaenyra dan para pendukungnya melarikan diri ke Dragonstone, pulau yang merupakan rumah leluhur Targaryen.
Musim 1 berakhir dengan Rhaenyra yang menerima berita kematian putra sulungnya, Lucerys, dalam pertempuran melawan Aegon II. Kematian ini memicu kemarahan Rhaenyra dan menandakan dimulainya perang saudara Targaryen yang ditakuti.
Menuju Season 2: Perang dan Naga
Season 2 House of the Dragon diprediksi akan fokus pada perang saudara Targaryen. Rhaenyra, yang didorong oleh rasa marah dan balas dendam, akan memimpin para pendukungnya melawan Aegon II dan para loyalisnya.
Naga-naga Targaryen akan memainkan peran penting dalam perang ini, dan Rhaenyra akan dibantu oleh naga-naganya yang kuat, termasuk Syrax dan Caraxes.
Season 2 juga akan mengeksplorasi konsekuensi dari perebutan takhta, termasuk dampaknya pada rakyat Westeros dan masa depan Tujuh Kerajaan.
Kesimpulan
House of the Dragon Season 1 telah menghadirkan kisah yang penuh intrik politik, perebutan takhta, dan pengkhianatan. Season 1 telah membangun fondasi yang kuat untuk perang saudara Targaryen yang akan datang di Season 2.
Bagi para penggemar Game of Thrones, House of the Dragon adalah tontonan wajib untuk memahami asal-usul peristiwa yang terjadi di serial tersebut. Dengan cerita yang menarik, karakter yang kompleks, dan visual yang memukau, House of the Dragon adalah serial yang tak boleh dilewatkan.
Komentar
Posting Komentar