Ulasan Anime Solo Leveling (2024): Eksplorasi Kekuatan dan Petualangan yang Mengagumkan

Solo Leveling, kisah fenomenal yang berawal dari manwha dan kini menjadi anime, telah merampungkan musim pertamanya. Namun, apakah Solo Leveling hanyalah fantasi kekuatan semata? Sungguh, tetapi ini adalah fantasi kekuatan yang berhasil karena cara dia memecahkan batasan antara kehidupan nyata dan dunia permainan. Bayangkan jika kelelahan setelah berolahraga segera hilang, dan Anda bisa melihat hasil nyata di saat itu juga. Bukankah luar biasa jika Anda bisa melihat diri Anda menjadi lebih cerdas, lebih kuat, dan lebih peka hanya karena menyelesaikan beberapa tugas? Keadaan unik Sung Jinwoo di dunia yang terinspirasi oleh MMORPG mungkin terdengar konyol, namun hal tersebut menyenangkan untuk disaksikan. Solo Leveling jelas merupakan tontonan yang diciptakan oleh para gamer, untuk para gamer, mengalihkan mekanika, kiasan, dan bahkan bagian-bagian membosankan dari permainan ke dalam bentuk animasi yang memukau.

Solo Leveling memberikan sentuhan segar pada salah satu elemen klasik dalam anime: Arc Pelatihan. Dulu Jinwoo, sang karakter utama, adalah anggota yang paling malang dan tidak terampil dari para 'pemburu' yang diacuhkan, namun kini dia menjadi satu-satunya petualang berkekuatan magis yang mampu tumbuh dalam kekuatan, "naik level" seolah hidupnya adalah sebuah permainan. Inilah yang membuat atau menghancurkan dunia yang dikenal banyak orang, dan ini adalah bagian terbaik dari anime ini. Ketika musuh terlalu kuat, Jinwoo cukup pergi untuk mengumpulkan pengalaman dengan monster-monster tingkat rendah, kemudian dia kembali dan pertaruhannya menjadi lebih mudah. Ini konyol, cerdas, dan ternyata sekaligus mendebarkan.

Di episode pertama saya sempat mengira bahwa anime ini akan mirip dengan DanMachi, di mana dunia manusia tiba-tiba bertubrukan dengan alam lain dan lalu sang tokoh utama kita adalah yang paling lemah dan harus memulai dari bawah. Untungnya, anime ini mengambil jalan yang berbeda setelah itu sehingga kekhawatiran saya terhadap adanya kemiripan berangsur sirna. 

Musim pertama ini cukup cerdas. Kita bertemu dengan berbagai pemburu, termasuk tim yang mirip dengan Suicide Squad yang dilepaskan dari penjara untuk membantu Jinwoo dalam raid dan pengkhianat beracun yang memanfaatkan kurangnya pengawasan atau konsekuensi di dungeon untuk membunuh rekan satu tim mereka dengan bebas. Hal ini memperkaya dunia Solo Leveling dan menambahkan dampak dari kemampuan meningkat Jinwoo: Reaksi karakter lain menunjukkan ketidakmungkinan kekuatan tumbuhnya, dan cerita secara bertahap mengungkapkan bahwa monster sedang berevolusi, menjadi ancaman yang lebih besar bagi pemburu rata-rata. Jinwoo telah mengubah permainan, namun permainan juga berubah kembali.

Solo Leveling memang telah menarik perhatian banyak orang dengan setiap episodenya memiliki beberapa momen di mana Anda tidak bisa melepaskan mata dari layar.

Solo Leveling bukan hanya sekadar anime biasa. Ini adalah epik yang menyentuh dan membangkitkan rasa antusiasme. Dengan penggambaran dunia yang mendalam dan karakter-karakter yang kompleks, Solo Leveling berhasil menciptakan dunia yang menarik dan mengundang untuk dieksplorasi. Dengan setiap episode yang dihadirkannya, kita tidak hanya disuguhkan tontonan biasa, melainkan sebuah perjalanan yang memikat dan membangkitkan rasa antusiasme yang mendalam.

Dengan musim pertama yang telah sukses menarik perhatian banyak orang, para penggemar kini menantikan petualangan selanjutnya dari Solo Leveling. Dengan penggambaran dunia yang mendalam, karakter-karakter yang memikat, dan pertarungan yang mendebarkan, Solo Leveling memiliki potensi untuk menjadi salah satu anime terbaik dalam beberapa tahun ke depan. Semoga perjalanan Jinwoo dan teman-temannya akan terus menginspirasi dan menghibur kita semua.

Jika ada kekurangan dalam anime ini, bagi saya pribadi, mungkin itu justru adalah sosok Jinwoo sendiri. Dari awal episode, saya kesulitan menemukan cara untuk benar-benar menyukai karakter ini. Memang ada momen-momen tertentu yang bagus, namun secara keseluruhan, sedikit sulit, entah kenapa. Karena itu juga, saya belum bisa memberikan nilai yang lebih tinggi dari yang sekarang. Semoga di season berikutnya, perkembangan karakternya bisa lebih saya sukai.

Rate: 8/10

Komentar