Ulasan Serial The Impossible Heir (2024): Pertarungan Ambisi dan Kekuasaan

Dalam lanskap K-drama yang terus berkembang, "The Impossible Heir" muncul sebagai sebuah drama yang menyuguhkan kisah ambisi dan persahabatan yang rumit. Dibintangi oleh Lee Jae-wook dan Lee Jun-young, serial ini berfokus pada Han Tae-o (Lee Jae-wook), seorang pendatang luar, dan Kang In-ha (Lee Jun-young), anak haram dari ketua Kangoh Group. Mereka berdua berusaha mengambil alih perusahaan besar tersebut dengan segala cara.

Na Hye-won (Hong Su-zu), di atas kertas, seharusnya menjadi tokoh kunci yang mempengaruhi dinamika antara Tae-o dan In-ha. Ia diharapkan menjadi pusat perhatian dan perekat dalam hubungan mereka. Namun, dalam prakteknya, Hye-won adalah karakter datar yang gagal menunjukkan chemistry dengan kedua tokoh utama. Kehadirannya yang sporadis dan kurang signifikan membuat perannya terasa sia-sia dalam keseluruhan cerita.

Seiring perkembangan cerita, hubungan antara Tae-o dan In-ha berubah dari persahabatan menjadi permusuhan. Tae-o digambarkan sebagai pahlawan yang gigih, sementara In-ha tampil sebagai penjahat yang ambisius. Pertarungan mereka bukan lagi soal apakah mereka bisa mengambil alih Kangoh, tetapi siapa yang akan melakukannya dan dengan harga apa.

Kematian seorang tokoh penting dalam keluarga Kangoh memicu restrukturisasi dewan dan membentuk aliansi-aliansi baru. Tae-o membentuk aliansi yang strategis dengan Kang Seong-ju (Lee Ji-hoon), sementara In-ha berusaha memperkuat posisinya dengan Jung Ji-sun (Lee Seo-an), janda dari putra sulung ketua Kangoh. Dinamika ini menciptakan ketegangan yang memuncak seiring berjalannya cerita.

Pada akhirnya, drama ini mencapai puncaknya dengan pertarungan kekuasaan yang menentukan nasib karakter-karakter utama. Keputusan dan tindakan mereka membawa konsekuensi yang mendalam, mempengaruhi masa depan mereka dan perusahaan Kangoh.

Sebuah Pemikiran Setelah Menonton [Spoiler Alert]

Secara keseluruhan, saya cukup menikmati drakor ini. Terlebih, tahun ini tidak banyak serial yang bisa dinikmati dari awal hingga akhir. Namun, ada sebuah pemikiran yang cukup mengganggu setelah menonton serial ini:

Bayangkan kamu adalah anak konglomerat tetapi tidak diakui secara resmi karena kamu hanyalah anak haram hasil dari perselingkuhan si konglomerat dengan ibumu. Hanya saja, kamu tetap mendapatkan keistimewaan seperti mendapatkan harta yang banyak meski itu hanyalah sebagian kecil dari kekayaan si konglomerat, bapakmu.

Kamu bercita-cita menjadi penerus konglomerasi bapakmu tetapi kamu terhalang banyak hal. Di antaranya tentu saja, keluarga besar yang tidak menerimamu, dan kemampuanmu sendiri yang belum memadai. Lalu, tiba-tiba datanglah anak kismin tapi jenius yang jumlahnya hanya ada 0.1% di Korea. Kamu berteman dengannya dan bersama-sama ingin menjadi orang penting di kerajaan bisnis bapakmu. Si anak kismin, yang sangat pintar, mencoba memanfaatkanmu untuk mengentaskan dirinya sendiri dari kondisi kismin keluarganya yang broken home. Dia tidak mau jadi karyawan biasa. Dia mau langsung jadi orang penting di perusahaan. Kamu tidak keberatan karena kamu bisa memanfaatkan kepintaran si anak kismin ini untuk diakui di keluarga bapakmu.

Singkat cerita, setelah berhasil menjadi bagian konglomerasi bapakmu, kamu menikah dengan seorang gadis cantik yang kamu cintai. Cita-citamu seharusnya sudah cukup keren sampai di sini. Tetapi, ternyata si gadis cantik, istrimu itu, selingkuh dengan si jenius kismin, di mana penonton pun sebenarnya sudah tahu karena si jenius dan si gadis sudah saling suka sebelumnya.

Begitu mengetahui perselingkuhan ini, apalagi tahu foto-foto istrimu bercinta dengan si jenius, kamu akhirnya murka dan berubah jadi jahat. Dalam tanda kutip, ya, siapa juga yang tidak akan begitu jika istrinya selingkuh dengan teman yang dipercayanya.

Separuh cerita menuju akhir, kamulah kini yang menjadi antagonisnya. Sialnya lagi, bagian perselingkuhan ini tidak pernah menjadi 'kejahatan utama' dalam serial ini karena si kismin jenius sudah telanjur diplot sebagai protagonis sejak awal. Inilah yang mengganggu saya. Meskipun secara keseluruhan drama ini enak diikuti, tetapi secara logika dan etika, tidak masuk akal. Seseorang yang berasal dari keluarga kismin, yang akhirnya menjadi pucuk pimpinan dari sebuah konglomerasi adalah Cinderella story bagi banyak orang. Bukan tidak mungkin, tapi dalam drama ini, agak terkesan kurang ajar.

Dan tahukah kamu bagaimana akhir kisah drakor ini? Yang selingkuh tadi juga akhirnya tidak jadian, malah si kismin jenius mulai melirik gadis lain yang sepanjang serial diperlihatkan menyukainya. Sungguh drama yang membagongkan.

Kesimpulan: Perjalanan yang Berliku

"The Impossible Heir" menunjukkan peningkatan di akhir cerita dengan narasi yang lebih fokus dan intens. Namun, kerusakan yang terjadi di awal, dengan subplot yang kurang berkembang dan karakter yang tidak kuat, membuat drama ini gagal memuaskan sepenuhnya. Meskipun demikian, drama ini tetap menawarkan pengalaman yang menarik bagi penonton yang tertarik pada kisah ambisi dan pengkhianatan.

Rate: 7-7.5/10

Komentar