Following (2024) adalah salah satu film yang berhasil menarik perhatian saya sejak awal, terutama karena premisnya yang gelap dan atmosferik. Film ini mengangkat isu-isu yang sangat relevan di era modern, khususnya tentang obsesi terhadap media sosial dan dampaknya pada kehidupan pribadi seseorang.
Film ini bercerita tentang Gu Jeong-tae, seorang agen real estate yang memiliki kebiasaan mengerikan, yaitu secara diam-diam masuk ke rumah kliennya untuk mengintip kehidupan pribadi mereka. Karakter ini, diperankan dengan sangat baik oleh Byun Yo-han, membuat saya merasa tidak nyaman namun juga penasaran dengan motivasinya. Ada lapisan emosi yang kompleks di balik setiap tindakan Jeong-tae, mulai dari rasa ingin tahu yang berubah menjadi obsesi yang menghancurkan dirinya sendiri.
Ketika Jeong-tae mulai mengawasi Han So-ra, seorang influencer media sosial yang tampak sempurna, saya bisa merasakan ketegangan yang semakin meningkat. Han So-ra, yang diperankan oleh Shin Hye-sun, adalah karakter yang pada awalnya tampak tidak bersalah, tetapi seiring berjalannya cerita, saya mulai menyadari bahwa kehidupannya penuh dengan rahasia dan kepalsuan. Dinamika antara Jeong-tae dan So-ra menjadi inti dari film ini, dengan ketegangan yang terus dibangun hingga mencapai puncaknya di akhir cerita.
Apa yang membuat film ini benar-benar menarik bagi saya adalah cara Kim Se-hwi, sang sutradara, menggambarkan dualitas kehidupan di media sosial. Dia berhasil menunjukkan bagaimana seseorang bisa memproyeksikan citra yang sempurna di depan publik, sementara kehidupan pribadinya justru berantakan. Ini adalah refleksi yang tajam terhadap realitas saat ini, di mana banyak orang terjebak dalam upaya mempertahankan citra yang ideal di media sosial, meskipun itu berarti harus mengorbankan kebenaran.
Secara visual, film ini benar-benar memukau. Penggunaan pencahayaan yang kontras dan pengambilan gambar yang unik menciptakan suasana yang penuh ketegangan. Setiap adegan dipenuhi dengan detail yang menambah kedalaman cerita, membuat saya merasa seperti sedang mengintip dunia yang seharusnya tidak saya lihat. Ini adalah salah satu film di mana setiap elemen visualnya berkontribusi pada pembangunan atmosfer yang mencekam.
Namun, meskipun saya sangat menikmati film ini, ada beberapa bagian yang terasa lambat dan kurang tereksplorasi. Beberapa subplot, terutama yang berkaitan dengan masa lalu karakter, terasa seperti bisa digali lebih dalam. Tapi, hal ini tidak mengurangi pengalaman menonton secara keseluruhan. Justru, kekurangan ini membuat saya semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.
Secara keseluruhan, Following adalah film yang cukup bagus, baik secara visual maupun naratif. Ini adalah film yang tidak hanya memberikan ketegangan yang intens, tetapi juga mengundang kita untuk berpikir lebih dalam tentang pengaruh media sosial dalam kehidupan kita. Bagi saya, film ini adalah pengingat akan bahaya dari obsesi yang tidak terkendali dan bagaimana citra yang kita lihat di media sosial seringkali tidak mencerminkan kenyataan yang sebenarnya.
Rate: 7-/10
.jpg)
b.jpg)
Komentar
Posting Komentar