Ulasan Anime Boku no Hero Academia Season 7 (2024): Menghadapi Akhir yang Menegangkan dan Sarat Emosi
Sebagai penggemar setia Boku no Hero Academia, menonton Season 7 benar-benar memberikan pengalaman yang mendalam. Musim ini membawa kita lebih dekat ke babak terakhir dari serial yang penuh aksi dan emosi ini. Saya bisa merasakan bahwa pengembangan karakter menjadi sorotan utama, terutama dalam menghadapi perang besar yang melibatkan pahlawan dan penjahat di seluruh dunia.
Salah satu hal yang paling mencuri perhatian adalah bagaimana penulis, Kohei Horikoshi, berhasil memberi ruang bagi banyak karakter, baik protagonis maupun antagonis, untuk bersinar. Hal ini sudah terasa sejak awal musim ketika Horikoshi menyoroti latar belakang dari para penjahat, terutama Himiko Toga. Pertarungan antara Toga dan Ochako adalah salah satu momen yang paling emosional dan dramatis. Kita dibawa melihat bagaimana keduanya saling berhadapan tanpa ragu, meski ada hubungan mendalam yang telah dibangun sejak musim-musim sebelumnya. Ini bukan hanya soal kekuatan, tetapi tentang nilai-nilai dan pengalaman pribadi yang membentuk karakter mereka.
Narasi tentang penjahat di musim ini juga tidak hanya hitam putih. Saya bisa memahami lebih dalam mengapa para penjahat, terutama Toga dan Dabi, memilih jalan hidup mereka. Pertarungan mereka bukan hanya tentang menghancurkan, tetapi juga tentang menantang norma-norma sosial dan menggambarkan sisi lain dari masyarakat yang sering diabaikan. Di balik tindakan kejam mereka, ada rasa simpati yang tumbuh ketika latar belakang mereka diperlihatkan lebih dalam, terutama dalam episode-episode yang menjelaskan trauma masa lalu mereka.
All Might, sebagai pilar utama serial ini, juga tidak kalah menegangkan di musim ini. Saya hampir tidak bisa menahan emosi ketika menyaksikan dia kembali beraksi dengan robosuit-nya, meski tahu bahwa tubuhnya sudah tidak lagi sekuat dulu. Pertarungannya dengan All For One adalah salah satu momen paling mendebarkan, penuh dengan ketegangan dan aksi yang intens. CGI yang digunakan dalam adegan ini juga patut diacungi jempol, memberikan sentuhan yang epik dan mendukung dinamika pertarungan mereka.
Namun, tidak semua episode membawa intensitas yang sama. Ada momen-momen ketika alur cerita terasa sedikit melambat, terutama ketika monolog All For One terasa agak panjang. Meski begitu, musim ini tetap mampu menyajikan momen-momen puncak yang meninggalkan kesan mendalam. Saya merasa bahwa meski ada sedikit bagian yang mungkin bisa dipersingkat, keseluruhan cerita tetap terjalin dengan baik, terutama dengan fokus pada perkembangan karakter dan konflik batin mereka.
Musim ini juga menyentuh aspek sosial yang relevan dengan dunia nyata, seperti diskriminasi terhadap heteromorf. Horikoshi berhasil memasukkan elemen-elemen ini dengan halus ke dalam cerita, menjadikannya lebih dari sekadar anime pertarungan biasa. Ini memberikan kedalaman tambahan pada karakter dan membuat kita merenungkan realitas yang dihadapi oleh mereka, baik pahlawan maupun penjahat.
Akhir musim ini juga diselimuti dengan ketegangan yang belum terselesaikan. Cliffhanger yang dihadirkan setelah pertarungan besar memberi saya perasaan campur aduk—senang sekaligus penasaran. Saya merasa sangat terinvestasi dengan kelanjutan cerita, terutama dengan bagaimana Horikoshi mengakhiri setiap pertarungan dengan perkembangan yang signifikan bagi karakter-karakter utamanya. Ini menunjukkan bahwa meski perang sedang berkecamuk, cerita tetap memberikan ruang bagi setiap karakter untuk berkembang dan menghadapi tantangan mereka sendiri.
Secara visual, musim ini tetap memukau. Animasi yang halus, koreografi pertarungan yang kreatif, dan penggunaan warna yang dinamis berhasil meningkatkan atmosfer pertarungan. Studio Bones benar-benar melakukan pekerjaan yang hebat dalam menjaga kualitas animasi, terutama saat adegan-adegan besar terjadi.
Musim ketujuh ini, menurut saya, adalah salah satu musim terbaik dari seluruh serial Boku no Hero Academia. Penulisan karakter yang matang, pertarungan yang intens, dan pengembangan cerita yang memuaskan membuatnya menjadi pengalaman menonton yang luar biasa. Saya sangat menantikan bagaimana Horikoshi akan menutup saga ini di musim mendatang, terutama setelah adegan menggantung besar yang ditinggalkan di akhir musim ini.
Rate: 8.5/10
Komentar
Posting Komentar