Raid 2 melanjutkan kisah Amay Patnaik (Ajay Devgn), seorang petugas pajak yang tak kenal kompromi dalam memberantas korupsi. Kali ini, Amay menghadapi musuh yang lebih licik dan berkuasa, diperankan dengan apik oleh Riteish Deshmukh. Cerita berfokus pada operasi penggerebekan pajak yang membongkar jaringan korupsi besar, di mana Amay harus berhadapan dengan tekanan politik, ancaman pribadi, dan dilema moral. Di tengah investigasi yang penuh risiko, narasi film ini juga menyisipkan drama keluarga dan hubungan pribadi Amay dengan istrinya, yang memberikan dimensi emosional pada cerita.
Salah satu kekuatan utama Raid 2 adalah penampilan para aktornya. Ajay Devgn kembali membuktikan bahwa ia adalah pilihan sempurna untuk memerankan karakter yang tegas namun manusiawi. Intensitasnya dalam adegan konfrontasi dan dialog-dialog berbobot membuat penonton terpaku. Namun, sorotan sesungguhnya jatuh pada Riteish Deshmukh, yang menghidupkan antagonis dengan karisma yang memukau. Karakternya tidak hanya jahat, tetapi juga cerdas dan manipulatif, menciptakan dinamika menarik dengan Amay. Chemistry antara keduanya, terutama dalam adegan-adegan konfrontasi verbal, menjadi salah satu momen terbaik film ini.
Dari segi teknis, Raid 2 menawarkan sinematografi yang solid. Pengambilan gambar dalam adegan penggerebekan dan investigasi berhasil menciptakan suasana tegang, dengan penggunaan sudut kamera yang dinamis dan pencahayaan yang mendukung nuansa dramatis. Tata suara juga patut diacungi jempol, terutama efek suara yang memperkuat intensitas adegan.
Alur cerita yang berfokus pada investigasi pajak memberikan kesegaran di tengah maraknya film aksi Bollywood yang sering kali berpusat pada tema kriminal atau terorisme. Tema anti-korupsi yang diusung tetap relevan, terutama di era di mana isu integritas pemerintahan menjadi sorotan global. Dialog-dialog dalam film ini, yang penuh dengan sindiran tajam dan nada patriotik, sering kali berhasil memancing tepuk tangan penonton.
Salah satu kelemahan utama film ini adalah naskah yang terasa tidak konsisten. Beberapa subplot, seperti kisah pribadi Amay dengan istrinya, terasa dipaksakan dan tidak terintegrasi dengan baik ke dalam alur utama, sehingga mengurangi fokus pada investigasi yang seharusnya menjadi inti cerita.
Penggunaan lagu-lagu khas Bollywood juga menjadi pedang bermata dua. Meskipun beberapa lagu cukup menyatu dengan suasana emosional, seperti lagu penutup yang mendukung klimaks cerita, beberapa nomor musikal lainnya terasa mengganggu alur. Adegan-adegan musikal yang muncul di tengah ketegangan investigasi sering kali memutus ritme narasi, membuat penonton kehilangan keterlibatan emosional. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa film ini tidak mencapai potensi maksimalnya sebagai aksi perdata.
Selain itu, meskipun akting Ajay Devgn secara keseluruhan kuat, beberapa penonton mungkin merasa bahwa pendekatannya dalam memerankan Amay terasa repetitif. Gaya berjalan penuh wibawa dan ekspresi serius yang menjadi ciri khasnya di banyak film sebelumnya kembali hadir, tanpa banyak variasi yang menonjol. Ini membuat karakternya kurang menawarkan sesuatu yang baru dibandingkan perannya di film pertama.
Dari sisi produksi, Raid 2 menunjukkan peningkatan dibandingkan pendahulunya. Editing film ini cukup rapi, meskipun beberapa transisi antar adegan terasa kurang mulus. Desain produksi, seperti penggambaran kantor pemerintahan yang megah namun penuh intrik, berhasil menciptakan kontras yang menarik dengan lokasi-lokasi kumuh yang menjadi setting penggerebekan. Kostum dan tata rias juga mendukung karakterisasi, terutama pada karakter antagonis yang selalu tampil necis, mencerminkan status sosial dan kekuasaannya.
Secara keseluruhan, aspek teknis film ini layak mendapat pujian karena mampu mendukung visi sutradara dalam menyampaikan cerita yang ambisius.
Raid 2 adalah sekuel yang solid namun tidak sempurna. Film ini berhasil menghadirkan aksi yang mendebarkan, akting yang kuat dari para pemeran utama, dan tema anti-korupsi yang relevan. Namun, kelemahan dalam naskah, ritme yang tidak konsisten, dan penggunaan lagu yang kurang tepat membuatnya tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi sebagai sekuel yang lebih baik dari pendahulunya.
Bagi penggemar film Bollywood atau penggemar Ajay Devgn, Raid 2 tetap layak ditonton untuk menikmati intensitas akting dan momen-momen dramatis yang menjadi ciri khasnya. Namun, bagi mereka yang mencari inovasi atau pengalaman sinematik yang lebih segar, film ini mungkin terasa sedikit kurang memuaskan.
Rate: 7+/10
Bagi yang ingin menonton, Raid 2 tersedia di platform streaming seperti Netflix.
Komentar
Posting Komentar