Bonnie (2024), sebuah film aksi garapan sutradara Agus H. Mawardy dan Marsha, membawa angin segar bagi perfilman Indonesia. Film ini bukan hanya menyajikan adegan laga yang menegangkan, tetapi juga dibalut dengan sentuhan puitis yang unik dan menyentuh hati.
Kisah Penuh Pertarungan dan Puisi
Film ini berkisah tentang Bonnie (Livi Ciananta), seorang gadis SMA yang dibesarkan dalam keluarga terpecah belah. Ayahnya, Dono (Christian Sugiono), merupakan seorang gangster yang telah meninggalkan Bonnie dan ibunya, Artika (Nadila Ernesta).
Sejak kecil, Bonnie dilatih bela diri oleh sang ayah. Kemampuannya ini kemudian ia gunakan untuk melawan preman dan menegakkan keadilan di lingkungannya. Di tengah perjalanannya, Bonnie bertemu dengan Ivan (Reza Rahadian), seorang polisi yang memiliki masa lalu kelam dengan Dono.
Aksi Memukau dan Dialog Penuh Makna
Salah satu daya tarik utama film ini adalah adegan aksinya yang memukau. Livi Ciananta menunjukkan kemampuannya dalam berbagai pertarungan dengan gerakan yang lincah dan brutal. Adegan-adegan ini dikemas dengan apik dan tidak terasa membosankan.
Yang membedakan Bonnie dari film aksi lainnya adalah penggunaan puisi dalam dialognya. Beberapa puisi karya Umbu Landu Paranggi dibacakan oleh para karakter, memberikan sentuhan puitis dan filosofis pada film ini.
Akting Para Pemain yang Mumpuni
Akting para pemain dalam film ini patut diacungi jempol. Livi Ciananta tampil memukau sebagai Bonnie, menunjukkan sisi tangguh dan rapuhnya dengan sempurna. Reza Rahadian juga memberikan performa yang kuat sebagai Ivan, karakter yang penuh dengan konflik batin.
Bonnie (2024) adalah film aksi yang patut ditonton bagi para penggemar genre ini. Film ini menawarkan perpaduan yang menarik antara aksi menegangkan, dialog puitis, dan akting mumpuni dari para pemainnya.
Nilai: 4/5
Rekomendasi: Bagi penggemar film aksi, film ini wajib ditonton. Bagi yang menyukai film dengan sentuhan puitis dan filosofis, film ini juga patut dicoba.
Komentar
Posting Komentar